RSUD Pasar Minggu Laksanakan Kick Off Pengelolaan Mandiri Sampah Organik sebagai Wujud Komitmen Rumah Sakit Berkelanjutan

RSUD Pasar Minggu
2026-07-31 08:48:00
RSUD Pasar Minggu Laksanakan Kick Off Pengelolaan Mandiri Sampah Organik sebagai Wujud Komitmen Rumah Sakit Berkelanjutan
Foto : RSUD Pasar Minggu

RSUD Pasar Minggu melaksanakan kegiatan Kick Off Pengelolaan Mandiri Sampah Organik sebagai langkah nyata dalam mewujudkan rumah sakit yang bersih, sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi awal dari implementasi pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi melalui keterlibatan seluruh sivitas rumah sakit dalam membangun budaya peduli lingkungan.

Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi seluruh pegawai dalam mengelola sampah secara bertanggung jawab, dimulai dari proses pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Melalui gerakan ini, setiap unit kerja didorong untuk memilah sampah sesuai dengan karakteristiknya, yaitu sampah organik, anorganik, residu, limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), serta limbah infeksius. Pemilahan yang dilakukan secara benar menjadi langkah penting untuk memastikan setiap jenis sampah dapat dikelola menggunakan metode yang sesuai sehingga mengurangi pencemaran lingkungan dan meningkatkan efektivitas pengelolaan limbah rumah sakit.

Sebagai bagian dari penguatan program tersebut, RSUD Pasar Minggu telah mengembangkan sistem pengelolaan sampah organik secara mandiri melalui pemanfaatan ruang budidaya maggot. Budidaya maggot memanfaatkan larva Black Soldier Fly (BSF) yang mampu mengurai limbah organik, seperti sisa makanan dan limbah dapur, menjadi biomassa yang bernilai guna. Penerapan metode ini tidak hanya membantu mengurangi volume sampah organik yang dihasilkan setiap hari, tetapi juga mendukung prinsip ekonomi sirkular dengan mengubah limbah menjadi sumber daya yang bermanfaat.

Selain budidaya maggot, pengelolaan sampah organik di RSUD Pasar Minggu juga dilakukan melalui pengolahan menjadi kompos. Kompos yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai media penyubur tanaman di lingkungan rumah sakit sehingga mendukung terciptanya kawasan yang lebih hijau, asri, dan nyaman bagi pasien, pengunjung, maupun pegawai.

Upaya pelestarian lingkungan tersebut diperkuat dengan pembuatan lubang resapan biopori di berbagai area rumah sakit. Biopori berfungsi untuk meningkatkan daya resap air ke dalam tanah, mengurangi genangan air saat hujan, serta menjadi media alami dalam proses penguraian sampah organik. Penerapan teknologi sederhana ini memberikan manfaat ganda, yaitu mendukung konservasi air sekaligus membantu mengurangi jumlah sampah organik yang harus dibuang ke tempat pembuangan akhir.

Melalui pelaksanaan Kick Off Pengelolaan Mandiri Sampah Organik, RSUD Pasar Minggu menegaskan komitmennya dalam menerapkan prinsip rumah sakit berwawasan lingkungan (green hospital). Program ini diharapkan dapat membangun budaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan, meningkatkan kepedulian seluruh sivitas rumah sakit terhadap kelestarian lingkungan, serta menjadi contoh praktik pengelolaan limbah yang bertanggung jawab di lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan.

Ke depan, RSUD Pasar Minggu akan terus mengembangkan berbagai inovasi pengelolaan lingkungan yang mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Sinergi seluruh pegawai, pasien, pengunjung, dan mitra kerja diharapkan menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan lingkungan rumah sakit yang bersih, sehat, hijau, dan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun generasi mendatang.

Tags: RSUD Pasar Minggu Pengelolaan Sampah Organik Kick Off Pengelolaan Sampah Green Hospital Rumah Sakit Berkelanjutan Pengelolaan Limbah Rumah Sakit Budidaya Maggot Black Soldier Fly Kompos Biopori Lingkungan Hidup Rumah Sakit Ramah Lingkungan Kes

Artikel Terkait